Supartika Si tua bangka Dolag menaruh kanvas lukis berukuran 90 x 50 sentimeter di atas potongan kayu yang disandarkannya pada tembok. Ia pandangi kanvas itu sebelum akhirnya menyeringai, memperlihatkan giginya yang ompong di bagian depan dan sisanya berwarna kuning kehitaman. Kumisnya yang memutih sedikit terangkat, maklum kini ia telah memasuki usia kepala tujuh. Dolag beranjak ke meja yang berada di dekat pintu, mengambil dua kaleng cat warna merah dan hitam serta tiga buah kuas dengan ukuran bervariasi. Duduk di depan kanvas, menaruh cat, dan ia kembali menyeringai sambil membayangkan sesuatu yang akan muncul dari kanvas di depannya jika tangannya telah mulai menggoreskan kuas berisi cat. Perlahan dan pasti ia buka tutup kedua kaleng cat itu dan tutupnya ditaruh di samping masing-masing kaleng cat dengan kondisi tengadah. Cat merah ia tuangkan pada tutup kaleng yang kemudian disusul dengan cat hitam. Ia ambil kuas yang berukuran sedang dan mulai mencelupkannya pada cat merah...